Life is a choice: Galau Masa Depan

Saat-saat tingkat akhir dunia perkuliahan menjadi buah bibir sesama mahasiswa. Kegalauan masa depan menjadi topik utama karena penantian masa depan seperti di depan mata. Skripsi, Tugas Akhir, atau mencari lapangan kerja menjadi teman di kala sebelum tidur. Setiap kali menyusun skripsi, selalu timbul pertanyaan “Setelah ini mau Kemana?” Melihat web-web career days, JobStreet, Jobs DB, waduh semakin membuat galau dan bersemangat untuk mencari pekerjaan karena perusahaan mencari reputable university (UGM masuk pastinya). Browsing web perusahaan dengan layout yang menarik seperti memamerkan nilai perusahaan mereka. Sepertinya masalah ini dialami sebagian besar mahasiswa di tingkat akhir. Seperti kata Mario Teguh, “Anak Muda wajar galau masa depan, karena semuanya tidak pasti” Mungkin tidak juga ada yang sudah lulus dengan cumlaude tapi melamar di puluhan perusahaanpun belum mendapat panggilan. Sepertinya kita terbawa arus dalam irama dunia edukasi yang terlalu sibuk dengan buku dan IPK yang baik.  Memang ini salah satu caranya untuk membanggakan orang tua. Saya tidak menyalahkan pendidikan untuk menjadi sukses. Pendidikan memang nomor 1 untuk perkembangan intelektual manusia. Ada yang bilang bahwa pendidikan yang tinggi nantinya akan mendapat pekerjaan yang baik, posisi yang tinggi. Saya ingin mencoba memberi gambaran bahwa untuk emnjadi sukses yang paling penting adalah keinginan untuk mengeksplor pengetahuan sedalam-dalamnya. Ini bisa bersifat formal dan non-formal.

Di bawah ini ada beberapa daftar the college drop out billionaires:

  1. Bill Gates [5] – US
  2. Mark Zuckerberg [6] – US
  3. Lawrence Ellison [7] – US
  4. Eike Batista [8] – Brazil
  5. Michael Dell [9] – US
  6. Marc Rich [10] – US
  7. Ty Warner [11] – US
  8. Gautam Adani [12] – India
  9. Micky Jagtiani [13] – India
  10. Azim Premji – India
  11. Shahid Balwa [14] – India
  12. Subhash Chandra [15] – India
  13. Vinod Goenka [16] – India
  14. Jayasankar Krishna Prasad – India
  15. PNC Menon [17][18] – India
  16. Roman Abramovich [19] – Russia
  17. Li Ka-shing [20] – Hong Kong
  18. Sheldon Adelson [21] – US
  19. Amancio Ortega [22] – Spain
  20. Kirk Kerkorian [23] – US
  21. Donald Newhouse [24] – US
  22. François Pinault [25] – France
  23. Jack Taylor [26] – US
  24. Joaquín Guzmán Loera [27] (Mexican drug lord) – Mexico
  25. Dawood Ibrahim [28] (Indian crime-boss) – India
  26. Hasan Ali Khan (Money-launderer) – India
  27. David Geffen [29] – US
  28. David Murdock [30] – US
  29. Ted Turner [31] – US
  30. Henry Fok [32] – Hong Kong
  31. Ralph Lauren [33] – US
  32. Micky Arison – US
  33. Mohammed Al Amoudi [34] – Saudi Arabia
  34. Stanley Ho [35] – Hong Kong
  35. Andrew Lloyd Webber – UK
Sumber: Wikipedia
Mungkin masih banyak yang tidak ada di daftar ini seperti Steve Jobs (CEO Apple), Larry Page & Sergey Brin
Contoh di Indonesia, Yoris Sebastian (OMG Creative Consulting)
Sepertinya mereka sukses secara materi, karena punya keyakinan, punya kemauan untuk belajar lebih dari bangku perkuliahan, tidak terlalu memikirkan masa depan (galau masa depan), dan punya tujuan yang jelas untuk melakukan hal tersebut dan berani meninggalkan bangku perkuliahan.
Kutipan yang menarik dari Bill Gates saat pidato di Harvard University adalah “I’ve been waiting more than 30 years to say this: “Dad, I always told you I’d come back and get my degree.”
Posting ini adalah sebagian curhatan saya mahasiswa tingkat akhir, mencoba menghindari kegalauan masa depan dan mencari inspirasi dari orang lain,  kemudian menyebarkan ke teman-teman sekalian melalui blog ini.
Masa depanmu ada di otak dan hatimu, bukan di tanganmu.
Jangan galau!

New Feature from Facebook

Facebook menambahkan aplikasi baru pada message. Facebook tetap menggunakan sistem message di akun facebook sebagai jejaring sosial tetapi sudah menggunakan e-mail. Jadi setiap akun facebook sudah memiliki e-mail. Contohnya: facebook saya : Bimo Sujatmoko, maka e-mail facebooknya menjadi: bimo.sujatmoko@facebook.com

Saya mencoba untuk mengirim e-mail gmail saya dengan e-mail facebook. Yang menarik adalah subject e-mail menjadi Conversation with… , padahal saya tidak menuliskan subject pada facebook e-mail.

Hal serupa muncul pada aplikasi Facebook Messenger for Blackberry menjadi seperti ini:

Sepertinya kecepatan pengiriman jauh lebih cepat jika menggunakan facebook e-mail, karena seperti chatting pada umumnya.

Fenomenanya jika nama facebook account kita menyimpang dari nama asli kita apalagi karakternya ‘besar-kecil’? apakah yang terjadi dengan nama e-mailnya? 😀

Keep socializing!

You Make My World So Colorful

Rasanya hampir 2 tahun saya harus merasa kehilangan. Ku bersama berlari ke utara romantisme Yogjakarta. Rasanya pahit diambil orang lain yang tidak bertanggung jawab. Nampak seperti mahasiswa S2, mengenakan baju kemeja dan celana bahan serta tas laptop di punggungnya entah ada laptop atau tidak. Rasanya tidak percaya dia menyakiti dan memutuskan hubunganku dengannya. Putih, cerdas, dan pembawaan yang menawan. Dia membawaku ke tempat-tempat yang romantis. Kecerobohanku atau kita memang tidak berjodoh?

Kekagumanku padamu tidak akan pernah berakhir. Ku selalu memperhatikanmu. Kita berjalan bersama, kau merubah hidupku menjadi lebih baik dan menghargai orang lain. Aku tidak ingin kehilanganmu. Kesunyianmu saja membuatku nyaman ada di sebelahmu. Ini kepedihan yang tidak akan pernah selesai. Mungkin kalau ada pepatah bilang “Lebih baik sakit hati daripada sakit gigi” tapi saya lebih memilih sakit gigi, karena sakit gigi bisa sembuh, patah hati sulit sembuh. Semoga kau selalu sehat dan tetap memutar rodamu.

Moment

 

rektorat

Tetap mengayuh!

(never) stop motion

Stop motion memang selalu kreatif dan menarik untuk ditonton. Stop motion sendiri memiliki arti adalah suatu teknik animasi dalam pengambilan gambar yang mampu memanipulasi gerak gambar yang terkesan bergerak namun itu hanya sebagai potongan gambar yang dijadikan satu. Teknik ini sudah lama dipakai sekitar di awal tahun 1900an. Film-film tahun 1900an memang kebanyakan menggunakan teknik stop motion, yang terkenal yaitu film The Lost World dan King Kong. Video ini menarik untuk disimak tentang Stop Motion.

Perkembangannya teknologi menjadi menarik dengan perkembangan stop motion. Memang teknik yang diambil sama tapi kreativitas memang selalu berkembang. Video Every Teardrop is a Waterfall by Coldplay salah satu bentuk semakin detail pengambilan gambar (Capture photos) dan pengeditan yang sangat rinci setiap detiknya. Ini salah satu my favorite video clip. Dan lagu ini menjadi salah satu playlist dalam Steve Jobs’ Memorial 19 Oktober lalu di Apple HQ. Dan sang director video clip ini yaitu Mat Whitecross (31) masih muda dan bertalenta asal Inggris. Dia juga sang penggarap Christmas Lights dan Paradise lagu dari Coldplay.

Video Every Teardrop is a Waterfall – Coldplay

 

It’s (Never) Stop Motion!

Bergaya.

Ada sesuatu yang aneh saat menerima telepon pada tanggal 12 Desember 2007, dari sebuah majalah remaja besar Indonesia. Ada yang aneh, tidak terduga.

CosMo : Ini mas Bimo ya?

Bimo: Yap! Ini siapa?

CosMo: Saya dari Majalah CosmoGirl Indonesia, saya mau memberitahukan bahwa mas tanggal 22 Desember  ada pemotretan. Mas, bisa datang ke kantor kami di belakang Sarinah?

Bimo: Hah? Mbak bercanda kali! 😀 Pemotretan apa mbak?

CosMo: Ini mas, terpilih menjadi Cowok of the Month bulan Februari edisi Valentine’s Day!

Bimo: ya kale mbak!

CosMo: beneran ini lho mas! Mas, bisa dtg kan? jangan lupa ya mas bawa baju yang menurut mas itu gaya mas banget!

Bimo: Eh, mbak, aneh lho ini

CosMo: Kalo mas gak percaya, uda bsk dateng ke kantor aja ketemu yang namanya ****

Bimo: Lho mbak? Yakin ini? makasi lho! *shocking soda*

CosMo: iya, mas! jangan lupa ya mas tgl 22 Desember datang ke kantor. Makasi mas! -tutup telepon-

Bimo: ehh mbak…….

Nyatanya menjadi:

 

 

Temukan duniamu!

Bank of America use Microsoft Surface

Ini menjadi hal yang luar biasa jika terjadi di Indonesia, tapi hal yang biasa di America. Video ini yang saya share adalah video yang dibuat sepupu saya, Alvin Barlian yang sedang berada di Bank of America, One Bryant Park, NY. Video ini diambil pada tahun 2009, sudah 2 tahun berlalu. Kapankah Microsoft Surface ada di Customer Service bank-bank komersil Indonesia? Microsoft Surface merupakan produk multi touch baik hardware dan software dari Microsoft. Fitur Surface yang paling menarik yaitu Object Recognition dimana devices jika diletakkan di atas Surface maka akan mampu mentransfer data langsung ke device tersebut.

Microsoft Surface

 

Jika ini ada di CS bank, pasti seru ya mengalahkan teller-teller wanita bank yang menarik. 😀

Salam Tech!

Microsoft Vision 2019?

No more papers, no more plastics, but we need extra glasses for the next 8 years.

Microsoft mempunyai visi yang benar-benar edan, seperti di film Minority Report (cast: Tom Cruise) . Semua berbentuk tablet! Ini kegilaan yang pernah dibuat Microsoft. Koran dibuat seperti layaknya film Harry Potter, digital. MAGIC!  Tidak perlu kertas dan bisa dirubah berbagai fungsi. Tapi ironisnya adalah jika sudah ada visi ini dan divideokan, bagaimana pesaing Microsoft lainnya, akankah berlomba-lomba inovasi? Kita tunggu saja!

Think Different!

Banking Industries directly proportional with High Technology!

Bank selalu menjadi terdepan dalam pelayanan. Inovasi yang tidak pernah habis terutama teknologi yang akan mengerti nasabah. R&D selalu mengutamakan kemajuan teknologi. Dan video ini menjelaskan bahwa high-tech akan mengupayakan individu untuk mampu melakukan transaksi sendiri dan tidak perlu tatap muka dengan teller bank. BNP Paribas sebagai bank yang memiliki aset paling besar di dunia

( http://www.bankersalmanac.com/addcon/infobank/bank-rankings.aspx )

bekerja sama dengan Microsoft dengan produk terbarunya Microsoft Surface didukung oleh perusahaan Infusion sebagai developer software merancang sistem. Sepertinya Microsoft mempunyai strategi untuk meraih market financial industries dan Apple is not its competitor 😀